Terimakasih telah mengunjungi Blog saya..!

Jumat, 15 Maret 2013

Kalorimetri dengan Asas Black


A.    TUJUAN
Menerapkan asas Black dalam menentukan kalor jenis logam.

B.     DASAR TEORI
Kalori meter adalah alat untuk mengukur kalor jenis suatu zat. Asas penggunaan kalori meter adalah asas black. Setiap dua benda atau lebih dengan suhu berbeda dicampurkan maka benda yang bersuhu lebih tinggi akan melepaskan kalornya, sedangkan benda yang bersuhu lebih rendah akan menyerap kalor hingga mencapai keseimbangan yaitu suhunya sama.

C.    ALAT DAN BAHAN
o   Statif
o   Termometer Raksa
o   Kelorimeter
o   Pembakar Spirtus
o   Kaki tiga
o   Bunsen
o   Air
o   Neraca tiga lengan
o   Gelas ukur
o   Korek Api
o   Logam

D.    CARA KERJA
1)      Ukur massa kalorimeter, massa air yang akan dimasukkan ke dalam kalorimeter, dan massa logam dengan menggunakan Neraca Tiga Lengan masing-masing sebanyak 5 kali
(a)                                                 (b)    
2)      Rangkai alat sesuai gambar (a) dan (b)
3)      Ukur suhu kalorimeter sebelum dicelupkan logam yang sudah dipanaskan
4)      Panaskan logam-logam dengan suhu-suhu tertentu
5)      Setiap selesai pemanasan, pindahkan logam yang sudah dipanaskan ke dalam kalorimeter dan catat suhu campuran logam dan air yang ada dalam kalorimeter dengan menggunakan termometer yang terpasang di kalorimeter
6)      Ulangi langkah 1 s/d 5 dengan memvariasi suhu pada logam
E.    HASIL DATA
Ø  Pengukuran massa kalorimeter (gram)
m1
m2
m3
m4
m5
Rata-rata
101
101
101
101
101
101

Ø  Pengukuran massa air (gram)
m1
m2
m3
m4
m5
Rata-rata
100
100
100
100
100
100

Ø  Pengukuran massa logam (gram)
m1
m2
m3
m4
m5
Rata-rata
21,5
21,5
21,5
21,5
21,5
21,5

Ø  Pengukuran Suhu (0C)
Suhu awal air dalam kalorimeter 28 0C
Percobaan ke-
Suhu Logam (T1)
Suhu Campuran Logam dan Kalorimeter (Tc)
1
40 0C
28 0C
2
45 0C
29 0C
3
50 0C
30 0C
4
55 0C
31 0C
5
60 0C
32 0C

F.     ANALISA
Zat yang ditentukan kalor jenisnya dipanasi sampai suhu tertentu. Dengan cepat zat itu dimasukkan kedalam kalori meter yang berisi air dengan suhu dan massanya sudah diketahui. Kalori meter diaduk sampai suhunya tidak berubah lagi. Dengan menggunakan hukum kekekalan energy, kalor jenis yang dimasukkan dapat dihitung.
Ø  Hasil percobaan yang diperoleh dengan metode grafik
Besarnya kalor jenis logam dengan metode grafik dapat ditentukan dengan menentukan slope atau gradien garis dari persamaan linier.
Percobaan ke -
x
y
1
258
0
2
344
510,9
3
430
1021,8
4
516
1532,7
5
602
2043,6

Ø  Grafik
Sehingga diperoleh nilai kalor jenis logam = 5,940698 kkal/gC
G.    PERTANYAAN
1)      Apakah yang terjadi pada suhu logam yang dipanaskan?
Suhu logam mengalami kenaikan suhu.
2)      Apakah ada perbedaan pada suhu air dalam kalorimeter ketika logam dimasukkan pada kalorimeter?
Ada.
3)      Apakah yang terjadi pada suhu air dalam kalorimeter ketika logam dimasukkan dalam kalorimeter?
Suhu air dalam kalorimeter mengalami kenaikan.
4)      Dari 3 bahan berikut : logam, air dan kalorimeter. Manakah yang menyerap panas dan manakah yang melepaskan panas?
Logam → melepas panas, air dan kalorimeter → menyerap panas.
5)      Apakah yang mempengaruhi besar kecilnya kalor yang diserap oleh zat?
Massa, kalor jenis zat, dan suhu zat.

H.    KESIMPULAN
Jika dua atau lebih zat dicampurkan dengan suhu yang berbeda akan terjadi pencampuran suhu dengan ketentuan: suhu yang rendah akan mengalami kenaikan suhu karena menyerap kalor dan suhu yang tinggi akan mengalami penurunan suhu karena melepas kalor.
Qlepas = Qterima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar